Showing posts with label wanita. Show all posts
Showing posts with label wanita. Show all posts

Wednesday, May 23, 2012

Fenomena Gaya Bahasa Eufemisme dalam Al-Qur'an

0 comments
Gaya bahasa eufemisme termasuk kedalam gaya bahasa perbandingan, ia juga disebut ungkapan pelembut.
Kata eufemisme berasal dari kata Yunani euphemizein yang berarti ‘mempergunakan kata-kata dengan arti yang baik atau dengan tujuan yang baik’ (Keraf, 1981:117). Sebab itu eufemisme adalah semacam acuan berupa ungkapan-ungkapan yang tidak menyinggung perasaan orang atau ungkapan-ungkapan yang halus untuk menggantikan acuan-acuan yang mungkin dirasakan menghina, menyinggung perasaan atau menyugestikan sesuatu yang tidak menyenangkan.
            Dalam tradisi kajian sastra Arab, istilah eufemisme semakna dengan bahasa kinajah.
            al-Mubarrad (w. 258 H.) seorang sarjana bahasa yang melakukan sistematisasi mengenai konsep kinayah. Dalam karyanya “al-Kamil”, al-Mubarrad menguraikan tiga model kinayah beserta fungsinya; pertama,  bahasa kinayah  berfungsi menjadikan sesuatu lebih umum, kedua,  bahasa kinayah,  dapat memperindah ungkapan, dan ketiga,  bahasa kinayah, merupakan bahasa yang bersifat pujia. Namun al-Mubarrad tidak banyak mengulas pada model pertama dan ketiga, ia lebih menitikberatkan pada model kedua, yaitu kinayah sebagai penyempurnaan keindahan ungkapan, khususnya yang diambil dari ayat-ayat al-Qur’an.
            Dalam surat al-Nisa’, ketika al-Qur’an menjelaskan hubungan suami istri, atau seorang wanita yang melakukan zina ditemukan beberapa ungkapan yang menggunakan gaya bahasa eufemisme. Gaya bahasa tersebut ditemukan sebanyak 9 kali, yaitu: pertama, kata “al-Fahisyah” (keji) pada ayat 15, 19, dan 25. Menurut jumhur mufassirin yang dimaksud dengan ‘al-Fahisyah” pada ayat tersebut adalah perbuatan zina (al-razi, 1994: 102 & 118), sementara menurut pendapat lain, “al-Fahisyah” adalah segala perbuatan mesum, seperti zina, homoseks, dan sejenisnya. Kedua, frase “asyiruhunna”, (bergaulah dengan mereka) pada ayat 19, salah satu penggantinya adalah berhubungan suami istri (al-Thabari, 1995: 122). Ketiga, frase “dakholtum” (kalian mencampuri)
Pada ayat 23, menurut para mufassir, seperti al-Baghawi, al-Razi, Abu Sa’ud, al-Khazin, dan al-Thabari adalah hubungan suami istri (al-Alusi, 1994: 5). Keempat, frase “istamta’tum” (kalian ni’mati) yang dimaksud pada ayat 24 adalah hubungan suami istri. Demikian pendapat para mufassir, misalnya al-Razi, al-Khazin, dan al-Thabari (1995: 175-179). Kelima,  kalusa “wahjurumunna fi almadhaji’i” (dan pisahkanlah mereka ditempat tidur) yang dimaksud pada ayat 34, menurut Ali al-Shabuni, al-Alusi, Abu Sa’ud dan Ibn Katsir (1992: 233)adalah hubungan suami istri. Keenam, frase “lamastum” (kalian menyentuh), menurut Ibn Katsir (1992: 314) pada ayat tersebut yang dimaksud adalah berhubungan suami istri. Ketujuh, kata nusyuz, sebagaimana pada ayat 128 yang dimaksud adalah meninggalkan kewajiban bersuami istri (tarku mudhaja’atiha) (al-Baghawi, tt: 294). Nusyuz dari pihak istri, misalnya, meninggalkan rumah tanpa izin suaminya, sedangkan nusyuz dari pihak suami ialah bersikap keras terhadap istrinya, tidak mau menggaulinya, dan tidak mau memberikan haknya.
            Memperhatikan konteks masyarakat Arab pra-Islam, kemudian diakaitkan dengan teori sosiologi bahasa, seperti yang disampaikan Fromkin, Bernstien mampun Edward sapir menunjukan bahwa prefersi kata, frase atau klausa dalam al-Qur’an benar benar menjadi pertimbangan, sehingga bahasa itu menjadi komunikatif. Konteks Arabia yang secara geografis tidak bersahabat, demikian pula gaya hidup nomad tanaqqul) yang harus dijalani, pada akhirnya berpengaruh pada karakter penduduk Arab, yaitu menaruh rasa cinta kepada wanita lain, bahkan menyukai hidup poligami. Karena itu, ketika al-Qur’an membicarakan tentang hubungan suami istri selalum mengunakan gaya bahasa eufemisme, sebab, secara psikologis apabila bahasa tersebut disajikan dalam bentuk bahasa yang sebenarnya, maka sangat dikhawatirkan akan memancing munculnya nafsu binatang (al-syahwah al-hayawaniyah). Selain karena faktor etika, yaitu al-Qur’an sebagai wahyu dan kitab yang berisi petunjuk (hudan yang diturunkan Allah kepada hamba-Nya, Muhammad SAW, juga kaerna konteks sosial-budaya masyarakat Arab yang masih primitif dan nomaden.

Read more...

Tuesday, December 28, 2010

Ciri Ciri Wanita sholehah

0 comments
Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seseorang wanita untuk menerima gelar solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga yang penuh kenikmatan dari Allah s.w.t.

Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat saja yaitu:
1. Taat kepada Allah dan RasulNya
2. Taat kepada suami

Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut:

1. Taat kepada Allah dan RasulNya

Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ?
- Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya.
- Wajib menutup aurat
- Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah
- Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa kecuali ada bersamanya
- Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa
- Berbuat baik kepada ibu & bapa
- Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang
- Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa
- Bersikap baik terhadap tetangga

2. Taat kepada suami
- Memelihara kewajipan terhadap suami
- Sentiasa menyenangkan suami
- Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya selama suami tiada di rumah.
- Tidak cemberut di hadapan suami.
- Tidak menolak ajakan suami untuk tidur
- Tidak keluar tanpa izin suami.
- Tidak meninggikan suara melebihi suara suami
- Tidak membantah suaminya dalam kebenaran
- Tidak menerima tamu yang dibenci suaminya.
- Sentiasa memelihara diri, kebersihan fisik & kecantikannya serta rumah tangga


FAKTOR YANG MERENDAHKAN MARTABAT WANITA
---------------------------------------

Sebenarnya puncak rendahnya martabat wanita adalah datang dari faktor dalam. Bukanlah faktor luar atau yang berbentuk material sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh para pejuang hak-hak palsu wanita.

Faktor-faktor tersebut ialah:

1) Lupa mengingat Allah

Kerana terlalu sibuk dengan tugas dan kegiatan luar atau memelihara anak-anak, maka tidak heran jika banyak wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya telah lalai dari mengingat Allah. Dan saat kelalaian ini pada hakikatnya merupakan saat yang paling berbahaya bagi diri mereka, di mana syetan akan mengarahkan hawa nafsu agar memainkan peranannya.

Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-Jathiah, ayat 23: artinya:

" Maka sudahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya. Dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya."

Sabda Rasulullah s.a.w.: artinya:
"Tidak sempurna iman seseorang dari kamu, sehingga dia merasa cenderung kepada apa yang telah aku sampaikan." (Riwayat Tarmizi)

Mengingati Allah s.w.t. bukan saja dengan berzikir, tetapi termasuklah menghadiri majlis-majlis ilmu.

2) Mudah tertipu dengan keindahan dunia

Keindahan dunia dan kemewahannya memang banyak menjebak wanita ke perangkapnya. Bukan itu saja, malahan syetan dengan mudah memperalatkannya untuk menarik kaum lelaki agar sama-sama bergelimang dengan dosa dan noda.
Tidak sedikit yang sanggup durhaka kepada Allah s.w.t. hanya kerana kenikmatan dunia yang terlalu sedikit.

Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-An'am: artinya:

" Dan tidaklah penghidupan dunia ini melainkan permainan dan kelalaian dan sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa, oleh karena itu tidakkah kamu berfikir."

3) Mudah terpedaya dengan syahwat
4) Lemah iman
5) Bersikap suka menunjuk-nunjuk.

Ad-dunya mata' , khoirul mata' al mar'atus sholich
Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah.
Read more...

Sunday, December 12, 2010

Resep Ampuh Jadi Pribadi Tangguh

0 comments
Para pakar kejiwaan memandang pikiran sebagai faktor terpenting bagi
kehidupan manusia. Hampir semua sistem kehidupan kita, gerak tubuh,
suasana hati, bahkan hidup kita, dikontrol oleh pikiran. Ketika kita
melihat pacar atau pasangan kita berjalan di depan kita, pikiran kita
mungkin akan memerintahkan mulut kita untuk menegurnya, menyuruh kaki
kita mempercepat langkah, atau meminta kita untuk tidak melakukan apa-apa.

Demikian pula halnya dengan perasaan kita, dengan informasi yang
terkumpul di otak, pikiran memberikan perintah-perintah khusus kepada
"hati" untuk menentukan suasana yang diinginkan. Umpamanya, suatu hari
kita ditinggal kekasih, pikiran kita akan memilih informasi-informasi
yang berhubungan dengan kehidupan cinta kita dengannya, yang terekam
oleh otak. Katakanlah pikiran kita memilih informasi yang berhubungan
dengan hal-hal indah, yang pernah kita alami bersamanya. Pikiran kita
akan mengolahnya dan menghasilkan instruksi, umpamanya, kita menyesal
dan sedih karena semua keindahan itu harus berakhir.

Instruksi akan diteruskan ke "hati" melalui perangkat psikologis kita,
dan perasaan kita pun menjadi sedih. Sebaliknya, apabila pikiran kita
memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan hal-hal menyebalkan
dari si dia, umpamanya hidung peseknya, kebiasaan buruknya, atau
kesukaannya berutang, pikiran kita akan mengolahnya menjadi instruksi
bahwa kita senang dan bahagia karena mimpi buruk itu telah berakhir.
Hati kita pun senang karenanya.

*Faktual dan sensitif *

Bila pengaruh pikiran sangat kuat terhadap perasaan kita, berarti kita
orang faktual, orang yang selalu bertindak atau bersikap berdasarkan
fakta. Tetapi bila pengaruh pikiran sangat lemah terhadap perasaan kita,
maka kita termasuk orang sensitif.

Orang faktual biasanya lebih mampu mengendalikan perasaan. Soalnya,
pikirannya mampu mengolah fakta-fakta yang terekam di otak secara lebih
mendetil sebelum dimasukkan ke "hati". Sebaliknya, orang sensitif akan
cenderung emosional, karena biasanya pada saat merespons realitas yang
tengah dihadapi, pikirannya tidak mengolah kembali fakta-fakta yang
terekam di otak, akan tetapi langsung memasukkannya ke dalam "hati" apa
adanya. Ia mengolah informasi dengan perasaannya.

Untuk memperjelas, ambilah contoh seseorang tanpa sengaja melihat
kekasihnya tengah duduk berdua dengan orang lain yang berlainan jenis
kelamin dan tidak ia kenal. Bila dia orang sensitif, otaknya merekam
semua kejadian yang dilihatnya. Pikirannya tidak mengolah melainkan
langsung meneruskannya ke dalam "hati" untuk diolah. Karena "hati"-nya
yang mengolah, ia mungkin segera mendatangi mereka dan tanpa babibu
langsung melayangkan bogem mentah.

Sebaliknya, bila ia seorang faktual, kejadian-kejadian tadi direkam di
otaknya, diolah terlebih dahulu oleh pikiran sebelum diteruskan ke
"hati". Pikirannya akan membuat pertimbangan-pertimbangan yang
diperlukan. Bila kekurangan data, maka ia akan menghasilkan
kemungkinan-kemungkinan lain. Misalnya, kemungkinan orang lain itu
adalah saudara atau sahabat kekasihnya. Atau mungkin pula teman
selingkuh kekasihnya. Kemungkinan-kemungkinan itu kemudian diteruskan ke
"hati" sebagai perasaan ingin tahu. Karena pertimbangan pikiran inilah
ia mungkin akan mendekatinya untuk mencari tahu hal sebenarnya,
ketimbang langsung menghakimi.

Proses itulah yang menyebabkan orang faktual cenderung tenang, penuh
perhitungan, dan mampu mengendalikan diri. Sebaliknya, orang sensitif
cenderung cepat gelisah, tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, tidak
sabar, dan sukar mengendalikan diri.

*Persepsikan kenyataan secara positif *

Dengan pengoptimalan pikiran, kita dapat mengendalikan perasaan dan juga
kehidupan ke arah yang kita inginkan. Dengan pikiran kita dapat mengubah
perasaan sedih menjadi perasaan senang, takut menjadi berani, minder
menjadi percaya diri, pesimis menjadi optimis, atau bosan menjadi penuh
gairah. Maka tidak salah bila seorang filsuf, Marcus Aurelius, memiliki
pandangan bahwa "Hidup kita ditentukan oleh pikiran".

Kalau berpikir tentang hal-hal menyenangkan, maka kita akan menjadi
senang. Jika memikirkan hal-hal menyedihkan, kita akan sedih. Begitu
pula bila berpikir soal hal-hal menakutkan kita akan menjadi takut.

Rasanya memang sulit dipercaya. Namun, itulah adanya. Stanley R. Welty,
Presiden Wooster Brush Company, berpendapat, "Pada saat keluar rumah di
pagi hari, kita sendirilah yang menentukan apakah hari itu akan jadi
baik atau buruk, karena tergantung bagaimana kita menjalankan pikiran
kita. Dapat tidaknya kita menikmati hari itu sangat tergantung pada cara
kita berpikir."

Kalau merasa kantung kita menipis, lalu mengeluh seakan-akan kita orang
paling sial, bisa jadi hari itu menjadi hari paling membosankan. Tapi
bila kita bangun pagi, memandang keluar jendela dan melihat bagaimana
burung-burung bersiul menyambut pagi sambil merasakan kesejukan embun,
tanpa mempedulikan kantung yang semakin kempis, mungkin kita akan
mendapati hari itu sebagai hari baik. Bagaimana pun cuaca hari itu,
bagaimana pun beratnya masalah yang dipikul hari itu, pikiranlah yang
menentukan kehidupan kita. Yang kita pikirkan ketika itu, itulah hidup
kita.

Yang bisa dilakukan adalah mengendalikan pikiran. Jangan biarkan pikiran
kita membuat perasaan menjadi tidak enak. Senantiasa persepsikan
kenyataan secara positif.

"Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa
pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam
hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat
membantu Anda mempertahankan perspektif," kata Dale Carnegie, pendiri
Dale Carnegie & Associates.

Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah
mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. Saat itu kita tengah
menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa
membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.

Demikian pula ketika tengah dihadapkan pada masalah-masalah berat,
senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan.
Selanjutnya, biarkan diri relaks, pandang kenyataan di hadapan kita
secara positif, karena dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa
yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang dapat mengembalikan
kegembiraan kita.

"Kalau ada masalah, relakslah. Santai saja. Pikirkan saja apa yang akan
Anda lakukan selanjutnya, dan apa tindakan Anda untuk itu," kata Welty.

Memang, ada banyak hal yang menyakitkan, yang membuat kita cemas atau
kesal. Namun jangan larutkan diri di dalamnya. Jangan biarkan masalah
apa pun membuat kita patah semangat. Berpikirlah pada hal-hal positif
yang bisa dilakukan. Biarkan semua masalah berlalu tanpa meninggalkan
luka fatal.

Dengan begitu kita akan menjadi orang tangguh yang tak mudah jatuh.
Pikiran kita menjadi terbiasa untuk selalu positif, dan kita akan lebih
mudah mencapai cita-cita. Bukan cuma itu, pikiran positif serta
kepercayaan diri kita akan menarik orang lain bergabung dengan kita.
Mereka tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri menghadapi semua
masalah. Malah dengan senang hati akan menemani dan membantu kita
melewati semua kesulitan. Dan yang lebih penting, hidup kita akan
menjadi lebih menyenangkan
Read more...

Saturday, December 11, 2010

Andil Perempuan Sebagai Pembuat Kebijakan

0 comments
Mengapa perempuan harus ikut serta mengambil sebuah keputusan atau kebijakan terhadap sesuatu di negeri ini ? Atau, Mengapa penting bagi perempuan untuk ikut menjadi pembuat keputusan politik? Hal ini terkait dengan banyaknya kebutuhan-kebutuhan khusus yang hanya dapat dipahami paling baik oleh perempuan sendiri. Misalkan, tentang kesehatan reproduksi, seperti cara KB yang aman. Bagaimana menuju kesejahteraan keluarga, seperti harga sembilan bahan pokok yang terjangkau, masalah kesehatan dan pendidikan anak. Masalah kepedulian terhadap anak, kelompok usia lanjut dan tuna daksa. Demikian juga persoalan kekerasan seksual dan lain sebagainya.
Dari banyaknya kebutuhan dan hal-hal yang banyak diketahui oleh kaum perempuan itulah yang mengharuskan perempuan turut serta dalam memberikan andil dalam membuat kebijakan publik. Dengan kesertaan perempuan dalam mengambil keputusan politik, diharapkan dapat mencegah diskriminasi terhadap perempuan yang selama ini terjadi dalam masyarakat. Contohnya. diskriminasi di tempat kerja yang menganggap pekerja laki-laki lebih tinggi nilainya daripada perempuan. Termasuk di dalamnya, penetapan upah yang berbeda antara laki-laki dan perempuan untuk beban kerja yang sama.
Demikian pula diskriminasi di hadapan hukum yang merugikan posisi perempuan. Misalnya, kasus perceraian. Sekalipun payung hukum yang kuat sudah ada menyangkut persoalan perceraian ini, tetapi konsepnya masih harus dikuatkan pada penekanan yang menyadarkan para suami atas kewajiban mereka terhadap anak-anak akibat perceraian itu.
Untuk bisa menciptakan perempuan yang mengerti politik memang bukan hal mudah, tetapi harus terus dirintis oleh berbagai badan atau lembaga yang berwenang. Peraturan yang memberikan kesempatan 30 persen kepada perempuan dalam Pemilu 2004 lalu masih perlu diperbanyak lagi, karena kenyataan yang terjadi, perempuan yang duduk dilegislatif ternyata sangat sedikit dibandingkan jumlah pemilih perempuan yang ada di Indonesia.
Apa Yang Harus Dilakukan ?
Terus berpacu mensosialisasikan pentingnya keterwakilan perempuan dalam pembuatan keputusan politik kepada media massa, lingkungan masyarakat dan keluarga.Memberikan nilai/pandangan kepada lingkungan masyarakat dan keluarga sejak dini, tentang pentingnya peran perempuan dalam politik.
Mendorong perempuan untuk berani mengisi jabatan-jabatan strategis dalam politik. Mendukung perempuan yang telah duduk dalam posisi-posisi startegis pembuat keputusan. Membuat jaringan kerja sama antara kelompok-kelompok perempuan baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Mendesak pemerintah dan lembaga-lembaga formal negara lainnya untuk mendukung angka strategis untuk perempuan. Mendesak partai politik dan lembaga-lembaga/ormas lainnya untuk mendukung dan menerapkan peningkatan jumlah perempuan dalam lembaga-lembaga politik. Memilih kandidat perempuan dalam pemilu mendatang untuk mewujudkan keterwakilan perempuan dalam politik.
Mendesak setiap partai politik agar,mencantumkan kualifikasi/syarat-syarat menjadi caleg secara transparan, terbuka dan adil jender sebab dengan demikian perempuan dapat lebih mudah ikut serta berkompetisi mencalonkan diri. Menyertakan minimal 20 persen caleg perempuan dan nama nama kandidat perempuan dituliskan berselang-seling dengan nama kandidat laki-laki. Kemudian menetapkan minimal 30 persen perempuan sebagai calon anggota pengurus partai politik. Kemudian mengajukan saran atau usulan kepada pemerintah agar menetapkan UU Pemilu yang membolehkan pencalonan mandiri atau pengajuan kandidat independen sebab hal ini memberi kesempatan yang lebih besar bagi perempuan untuk mencalonkan diri tanpa harus lebih dulu menjadi anggota pengurus salah satu partai tertentu.
Read more...

Thursday, December 9, 2010

Kenali Wanita dari Cara Berjalannya

0 comments
Tips dari Kanjeng Pengeran Harya Tjakraningkrat dari buku bertajuk "Bethaljemur Addamakna". Menurutnya setiap gerakan wanita ketika berjalan, melambangkan keperibadiannya.
1.Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah. Golongan wanita yang jalannya berginjat, konon wanita ini adalah wanita yang tidak jujur, bila berbohong, mulutnya laser dan menyinggung perasaan orang lain. Wanita yang berjalan seperti ini juga terkenal dengan sikap egonya. Lebih parah, wanita ini biasanya pemboros atau suka membazir uang tanpa berpikir sebelum berbelanja. Padahal, uangnya itu masih banyak kegunaannya. Tapi jangan berkecil hati, kerana wanita seperti ini biasanya menjadi pujaan lelaki.
2.Bila berjalan, sering menoleh ke kanan and kiri. Wanita seperti ini biasanya pandai menyimpan rahsia. Walaupun ramai yang menganggap wanita seperti ini tidak jujur, suka menipu teman sendiri, dan merugikan temannya, namun, byk lelaki yang berusaha untuk menaklukan hatinya. Konon wanita seperti ini senang diatur.
3.Bila berjalan suka menunduk Cara berjalan melambangkan wanita seperti ini memiliki sifat yang tertutup. Ia hanya akan berbicara dengan orang-orang yang dekat dengannya dan dpt dipercaya untuk menyimpan rahasianya. Wanita seperti ini biasanya sukar untuk ditakluk hatinya. Disamping sikapnya yang dingin, wanita seperti ini tidak peduli dengan kehidupan cinta. Namun, jika ada lelaki yang berhasil menawan hatinya, dijamin akan mendapat kebahagiaan. Sebab, wanita jenis ini sangat setia, dan dia tidak akan mengkhianati lelaki yang dicintainya.
4.Bila berjalan menatap lurus ke depan. Wanita seperti ini biasanya memiliki pendirian yang teguh. Jangan sekali-sekali menentang apa yang pernah dikatakannya, jika anda tidak mau mendengar dia bicara panjang lebar. Meski pendiriannya teguh, tapi selalu berselisih pendapat. Jangan heran jika wanita seperti ini hanya mau bicara dengan orang yang berpengetahuan luas.
5.Bila berjalan badan bergerak ke kanan dan kiri. Wanita yang berjalan dengan gaya yang sedemikian tidak perduli dengan masalah yang berlaku. Apa pun masalah yang ada dihadapannya, dianggap kecil. Padahal masalah itu sebenarnya memerlukan kebijaksanaan dalam menyelesaikannya. Kerana sifatnya yang suka ambil gampangnya ini, banyak persoalan yang akhirnya tidak dapat diselesaikan dan akibatnya merugikan diri sendiri.
6.Bila berjalan badan tampak tegak Wanita ini tegas menentukan sikapnya sendiri. Dia tidak mau urusan pribadinya dicampuri orang lain. Gaya bicaranya serius, menunjukkan dia memiliki pendirian teguh. Yang menarik dari wanita ini, ia bertanggungjawap terhadap apa yang pernah dilakukannya. Dia menyenangi lelaki yang mandiri tanpa meninggalkan sifat-sifat romantisnya.
7.Bila berjalan seperti Jerapah. Maksudnya, ketika melangkahkan kaki, kelihatan bergerak ke depan dan ke belakang. Wanita jenis ini sangat lemah perasaannya. Dia seorang yang mudah terasa dan mudah ersinggung. Jadi, saat anda bicara dengannya cobalah menjaga perasaannya agar tidak tersinggung, wanita ini mudah mengeluarkan air mata.
8.Bila berjalan sambil cengar-cengir, senyam-senyum tanpa alasan jelas ini wanita gila, agak kurang waras jgn didekati
9.Bila berjalan sambil nyanyi trus bawa kecrekan Berarti dia WARIA, bukan wanita asli..banyak pria yang takut padanya
10.Bila berjalan sambil sesekali memamerkan barisan gigi2nya yang putih HATI HATI dia belom di suntik rabies !
11.Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah Mungkin dia syetan....lariiiiii......hahahhaha......
12.kalo ada wanita bisa jalan di air, wuah... itu pasti zhang zi yi! :p
13.Kalo ada wanita berambut panjang menutup muka dan keluar merangkak dari TV anda, maka itu Sadako. Avoid at all cost!
Read more...